Dalam upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di sektor pertanian, Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Hatapa menyelenggarakan program Workshop Peningkatan Kapasitas Petani dengan fokus pada Formulasi Pestisida dan Pemanfaatan Pupuk untuk Produktivitas Tanaman.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Juni 2025 bertempat di Dusun Transbangdep dan diikuti oleh 5 UMKM binaan bidang Pertanian. Kegiatan ini diisntukturi oleh Suria, A.Md, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Teweh Selatan, sebagai instruktur utama.

Program ini dihadirkaan karena, masih banyak UMKM calon binaan yang belum memahami bagaimana melakukan formulasi pestisida secara mandiri dan aman. Selain itu, penggunaan pupuk di lapangan juga belum dilakukan secara efisien serta belum mengacu pada kaidah 5T (Tepat Jenis, Tepat Dosis, Tepat Waktu, Tepat Cara, dan Tepat Sasaran). Hal ini menjadi kendala dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Workshop ini bertujuan agar para UMKM: Memahami dan mampu melakukan formulasi serta implementasi pestisida secara mandiri dan aman. Menerapkan pemanfaatan pupuk secara efisien sesuai kaidah 5T dalam budidaya tanaman.

Dalam kegiatan ini, peserta diberikan materi teori sekaligus praktik lapangan mengenai pembuatan formulasi pestisida berbasis bahan yang mudah diperoleh, serta teknik penggunaan pupuk yang ramah lingkungan dan tepat sasaran. Instruktur juga menekankan pentingnya keselamatan kerja saat mengolah pestisida, serta memberikan contoh nyata bagaimana efisiensi pupuk dapat menekan biaya produksi tanpa mengurangi hasil panen.

Melalui workshop ini, LPB Hatapa berharap para UMKM calon binaan mampu meningkatkan keterampilan teknis pertanian secara berkelanjutan. Penerapan formulasi pestisida mandiri dan pemanfaatan pupuk yang sesuai kaidah 5T diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas tanaman, menekan biaya produksi, serta mendukung keberlanjutan usaha pertanian masyarakat Dusun Transbangdep