Barito Utara – Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Hatapa bersama Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara menggelar Pendampingan Teknis Pembuatan Pakan Silase bagi kelompok peternak binaan LPB HATAPA. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi sekaligus keberlanjutan usaha peternakan di wilayah setempat.
Pendampingan berlangsung dalam dua tahap kunjungan, yakni Visit I pada Jumat, 28 Februari 2025, dan Visit II pada Jumat, 14 Maret 2025, yang berlokasi di Kelurahan Lanjas dan Desa Bintang Ninggi I. Kegiatan dipandu langsung oleh Agnes Sofia Sirait, S.Pt, Pengawas Mutu Pakan Dinas Pertanian Barito Utara.
Peserta dan Kelompok Ternak
Sebanyak dua kelompok peternak UMKM ikut serta dalam pendampingan ini, yaitu:
- Kelompok Gembala Jaya: Suwarno, Esri Astutik/Hendra, Ariyanto, Darsono, M. Julkifli, Hermasn Sekawan.
- Kelompok Mekar Sari: Aris Prijono, Cahyo Nugroho, Slamet Wiyono, H. Rama.
Fokus Pendampingan
Materi pendampingan menitikberatkan pada transfer pengetahuan dan keterampilan teknis berupa:
- Pemaparan manfaat silase sebagai alternatif pakan ternak berkelanjutan.
- Demonstrasi langsung pembuatan silase, mulai dari pemilihan bahan baku, pencacahan, pencampuran, hingga pengemasan.
- Praktik lapangan bersama peserta untuk memastikan keterampilan dapat diterapkan secara mandiri.
- Evaluasi hasil praktik pada kunjungan kedua, termasuk uji kualitas silase yang telah difermentasi.
Hasil yang Dicapai
Melalui program ini, peserta memperoleh sejumlah capaian positif, di antaranya:
✅ Memahami teknis pembuatan dan pemberian pakan silase.
✅ Mampu menerapkan metode pakan yang higienis, praktis, dan efisien.
✅ Menyadari manfaat silase dalam mengurangi ketergantungan pada pakan konvensional, serta mendukung keberlanjutan usaha peternakan.
Dorongan untuk UMKM Peternakan
Koordinator LPB Hatapa menyampaikan bahwa pendampingan ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi UMKM peternakan dalam menghadapi tantangan ketersediaan pakan.
“Dengan adanya pendampingan ini, kami berharap para peternak mampu mandiri dalam penyediaan pakan. Dengan begitu, usaha mereka bisa lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara LPB Hatapa dan Dinas Pertanian dalam memperkuat kapasitas UMKM peternakan, sehingga lebih siap menghadapi dinamika pasar dan mendukung ketahanan pangan daerah.
